Profil berbasis dataset. Identitas mengikuti WFO dan persebaran mengikuti WCVP Kew. Catatan sifat organ berasal dari ekstraksi otomatis Natural History Museum dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.
Onagraceae · Profil spesies

Ludwigia hyssopifolia

Ludwigia hyssopifolia (G.Don) Exell

Bandingkan
Foto dokumenter Ludwigia hyssopifolia
Ludwigia hyssopifolia — foto dokumenter, pilihan takson komunitas iNaturalist. Diubah ukuran dan formatnya untuk web.葉子 · CC0 1.0

Ludwigia hyssopifolia merupakan spesies diterima dalam famili Onagraceae. WCVP Kew mencatat bentuk hidup annual, subsemak atau semak. Dataset sifat Natural History Museum memuat catatan daun dan bunga. Catatan organ berasal dari ekstraksi otomatis dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.[1][2][3]

Habitus
annual, subsemak atau semak[2]
Persebaran asli
Northern Territory, Queensland, Mexico Gulf, Mexico Southwest, Mexico Southeast, Costa Rica, Central American Pacific Is., El Salvador, Guatemala, Honduras, Nicaragua, Cuba, Leeward Is., Trinidad-Tobago, Venezuelan Antilles, Windward Is., French Guiana, Guyana, Suriname, Venezuela, Bolivia, Colombia, Ecuador, Peru, Brazil West-Central, Brazil Northeast, Brazil Southeast, Brazil North, Brazil South[2]
Peringkat taksonomi
Spesies

Catatan sifat organ

Daun

Bentuk daun terekam: lanset (istilah asli: lanceolate; kolom leaf shape). Ujung daun terekam: meruncing panjang (istilah asli: acuminate; kolom leaf apex). Pangkal daun terekam: berbentuk baji (istilah asli: cuneate; kolom leaf base). [3]

Bunga

Warna mahkota individual terekam: jingga, kuning (istilah asli: orange, yellow; kolom petal colour). [3]

Sifat organ merupakan catatan hasil ekstraksi otomatis NHM. Tabel sumber dan istilah asli dipertahankan; belum ada pemeriksaan terhadap deskripsi flora asli oleh pakar. Ukuran numerik organ, istilah yang tidak dikenal, dan kategori campuran yang bertentangan tidak dimasukkan. Nilai kosong tidak berarti organ atau sifat tidak ada.

Klasifikasi dan nama ilmiah

Klasifikasi mengikuti World Flora Online Plant List versi Juni 2026. Kelompok jelajah pada navigasi membantu menelusuri katalog.[1]

KerajaanPlantae
SubkerajaanPteridobiotina
DivisiAngiosperms
OrdoMyrtales
SpesiesLudwigia hyssopifolia

ID nama: wfo-0000443171 ↗

Sinonim nama ilmiah

8 sinonim dalam versi data yang digunakan. Apa itu sinonim?

  • Fissendocarpa linifolia (Vahl) Bennet
  • Jussiaea fissendocarpa Haines
  • Jussiaea hyssopifolia G.Don
  • Jussiaea linifolia Vahl
  • Jussiaea micrantha Kunze
  • Jussiaea weddelii Micheli
  • Ludwigia linifolia (Vahl) R.S.Rao
  • Ludwigia micrantha (Kunze) H.Hara

Habitat dan persebaran

Konteks iklim yang tercatat dalam WCVP: tropis basah. Rincian habitat mikro atau ekosistem belum diverifikasi untuk profil ini.[2]

Cape Verde

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CVI (Cape Verde) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Benin

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BEN (Benin) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Burkina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BKN (Burkina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gambia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAM (Gambia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ghana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GHA (Ghana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea-Bissau

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GNB (Guinea-Bissau) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUI (Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ivory Coast

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IVO (Ivory Coast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Liberia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LBR (Liberia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mali

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLI (Mali) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mauritania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MTN (Mauritania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nigeria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NGA (Nigeria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Niger

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NGR (Niger) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Senegal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEN (Senegal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sierra Leone

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIE (Sierra Leone) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Togo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TOG (Togo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cabinda

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAB (Cabinda) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAF (Central African Republic) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cameroon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CMN (Cameroon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Congo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CON (Congo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gabon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAB (Gabon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GGI (Gulf of Guinea Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

DR Congo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAI (DR Congo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Chad

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHA (Chad) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUD (Sudan-South Sudan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Seychelles

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEY (Seychelles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHC (China South-Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hainan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHH (Hainan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHS (China Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ogasawara-shoto

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG OGA (Ogasawara-shoto) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Taiwan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAI (Taiwan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Assam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ASS (Assam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bangladesh

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAN (Bangladesh) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

East Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EHM (East Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

India

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IND (India) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nepal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NEP (Nepal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sri Lanka

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SRL (Sri Lanka) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

West Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WHM (West Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Andaman Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AND (Andaman Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kamboja

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CBD (Cambodia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Laos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LAO (Laos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Myanmar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MYA (Myanmar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nicobar Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCB (Nicobar Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Thailand

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG THA (Thailand) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vietnam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIE (Vietnam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Borneo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOR (Borneo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jawa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAW (Jawa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LSI (Lesser Sunda Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLY (Malaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maluku

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOL (Maluku) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Filipina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PHI (Philippines) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sulawesi

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUL (Sulawesi) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sumatra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUM (Sumatera) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Christmas I.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG XMS (Christmas I.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nugini

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWG (New Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NTA (Northern Territory) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG QLD (Queensland) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Fiji

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FIJ (Fiji) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Samoa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAM (Samoa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Caroline Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CRL (Caroline Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marianas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRN (Marianas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marshall Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRS (Marshall Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXG (Mexico Gulf) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXS (Mexico Southwest) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXT (Mexico Southeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COS (Costa Rica) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CPI (Central American Pacific Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ELS (El Salvador) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUA (Guatemala) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HON (Honduras) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NIC (Nicaragua) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cuba

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CUB (Cuba) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LEE (Leeward Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TRT (Trinidad-Tobago) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VNA (Venezuelan Antilles) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WIN (Windward Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRG (French Guiana) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guyana

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUY (Guyana) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUR (Suriname) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VEN (Venezuela) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOL (Bolivia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CLM (Colombia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ECU (Ecuador) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Peru

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PER (Peru) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZC (Brazil West-Central) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZE (Brazil Northeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZL (Brazil Southeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZN (Brazil North) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZS (Brazil South) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Daftar ini menyajikan cakupan sumber yang digunakan. Persebaran asli dibedakan dari introduksi dan budidaya; satu catatan pengamatan belum cukup untuk menetapkan keberadaan asli.

Informasi konservasi

Sumber profil ini belum memuat penilaian konservasi dengan tanggal dan cakupan yang memadai. Ketiadaan informasi tidak berarti spesies bebas dari ancaman.

Referensi dan kredit

  1. [1] World Flora Online Plant List · Juni 2026 ↗World Flora Online Consortium · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Nama diterima wfo-0000443171; rank species; hierarki snapshot 2026-06.
  2. [2] World Checklist of Vascular Plants · Ludwigia hyssopifolia ↗Royal Botanic Gardens, Kew · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: WCVP 4 Juni 2026, plant_name_id 2493667; kolom lifeform_description, climate_description, serta wcvp_distribution.csv. Persebaran punah/doubtful dikeluarkan.
  3. [3] Angiosperm functional traits extracted from botanical descriptions · Ludwigia hyssopifolia ↗Natural History Museum; Araujo, Hartley & Brummit (2026) · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Dataset doi:10.5519/p3dm31kc; efloras.flora_of_china.csv, baris CSV 13072, taxon=Ludwigia hyssopifolia; source ID asal http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000443171. Ekstraksi otomatis; nilai kolom asli ditampilkan pada sifat organ. Confidence individual tidak tersedia.DOI dataset sifat · 10.5519/p3dm31kc ↗

Media dokumenter