Profil berbasis dataset. Identitas mengikuti WFO dan persebaran mengikuti WCVP Kew. Catatan sifat organ berasal dari ekstraksi otomatis Natural History Museum dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.
Convolvulaceae · Profil spesies

Ipomoea indica

Ipomoea indica (Burm.) Merr.

Bandingkan
Foto dokumenter Ipomoea indica
Ipomoea indica — foto dokumenter, Wikimedia Commons. Diubah ukuran dan formatnya untuk web.Paulo rsmenezes · CC BY-SA 3.0 br

Ipomoea indica merupakan spesies diterima dalam famili Convolvulaceae. WCVP Kew mencatat bentuk hidup memanjat tumbuhan menahun. Dataset sifat Natural History Museum memuat catatan daun dan buah. Catatan organ berasal dari ekstraksi otomatis dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.[1][2][3]

Genus
Ipomoea
Habitus
memanjat tumbuhan menahun[2]
Persebaran asli
Texas, Florida, Mexico Central, Mexico Northeast, Mexico Gulf, Mexican Pacific Is., Mexico Southwest, Mexico Southeast, Belize, Costa Rica, Central American Pacific Is., Guatemala, Honduras, Nicaragua, Panamá, Bahamas, Cayman Is., Cuba, Dominican Republic, Haiti, Jamaica, Leeward Is., Puerto Rico, Trinidad-Tobago, Venezuelan Antilles, Windward Is., French Guiana, Guyana, Suriname, Venezuela, Colombia, Brazil West-Central, Brazil Northeast, Brazil Southeast, Brazil North, Brazil South, Argentina Northeast, Argentina Northwest, Paraguay, Uruguay[2]
Peringkat taksonomi
Spesies

Catatan sifat organ

Daun

Tipe atau pembagian daun terekam: berlekuk (istilah asli: lobed; kolom leaf arrangement). Struktur dan perlekatan daun terekam: berlekuk (istilah asli: lobed; kolom leaf architecture). Bentuk daun terekam: berbentuk jantung, membundar, bulat telur (istilah asli: cordate, orbicular, ovate; kolom leaf shape). Ujung daun terekam: meruncing panjang (istilah asli: acuminate; kolom leaf apex). Pangkal daun terekam: berbentuk jantung (istilah asli: cordate; kolom leaf base). Tepi daun terekam: rata (istilah asli: entire; kolom leaf margin). [3]

Buah

Bentuk buah terekam: membulat seperti bola (istilah asli: globose; kolom fruit shape). [3]

Sifat organ merupakan catatan hasil ekstraksi otomatis NHM. Tabel sumber dan istilah asli dipertahankan; belum ada pemeriksaan terhadap deskripsi flora asli oleh pakar. Ukuran numerik organ, istilah yang tidak dikenal, dan kategori campuran yang bertentangan tidak dimasukkan. Nilai kosong tidak berarti organ atau sifat tidak ada.

Klasifikasi dan nama ilmiah

Klasifikasi mengikuti World Flora Online Plant List versi Juni 2026. Kelompok jelajah pada navigasi membantu menelusuri katalog.[1]

KerajaanPlantae
SubkerajaanPteridobiotina
DivisiAngiosperms
OrdoSolanales
GenusIpomoea
SpesiesIpomoea indica

ID nama: wfo-0001297295 ↗

Sinonim nama ilmiah

57 sinonim dalam versi data yang digunakan. Apa itu sinonim?

  • Convolvulus acuminatus Vahl
  • Convolvulus africanus Nicolson bis
  • Convolvulus bogotensis Kunth
  • Convolvulus bogotensis f. albiflorus Kuntze
  • Convolvulus bogotensis f. lilacinus Kuntze
  • Convolvulus congestus (R.Br.) Spreng.
  • Convolvulus indicus Burm.
  • Convolvulus mutabilis (Lindl.) Spreng.
  • Convolvulus portoricensis Spreng.
  • Convolvulus pudibundus Lindl.
  • Convolvulus ruizii Spreng.
  • Ipomoea acuminata Roem. & Schult.
Lihat 45 sinonim lainnya
  • Ipomoea acuminata f. albiflora (B.C.Stone) E.Walker
  • Ipomoea acuminata var. burckii Boerl.
  • Ipomoea bogotensis G.Don
  • Ipomoea cataractae Endl.
  • Ipomoea cathartica Poir.
  • Ipomoea congesta R.Br.
  • Ipomoea congesta f. albiflora (B.C.Stone) E.Walker & Tawada
  • Ipomoea halierca I.M.Johnst.
  • Ipomoea indica f. alba H.St.John
  • Ipomoea indica var. acuminata (Vahl) Fosberg
  • Ipomoea insularis (Choisy) Steud.
  • Ipomoea jamaicensis var. glabrata Griseb.
  • Ipomoea jamaicensis var. glabrata Meisn.
  • Ipomoea jamaicensis var. intermedia Meisn.
  • Ipomoea jamaicensis var. sericea Meisn.
  • Ipomoea kiiruninsularis Masam.
  • Ipomoea kiuninsularis Masam.
  • Ipomoea learii Paxton
  • Ipomoea medians (Choisy) Cordem.
  • Ipomoea mollis G.Don
  • Ipomoea mutabilis [Ker-Gawl.]
  • Ipomoea officinalis Poit. ex Choisy
  • Ipomoea portoricensis G.Don
  • Ipomoea pudibunda Sweet
  • Ipomoea vahliana House
  • Ipomoea villosa Ruiz & Pav.
  • Ipomoea villosa var. genuina Hallier f.
  • Modesta mutabilis (Lindl.) Raf.
  • Parasitipomaea formosana Hayata
  • Pharbitis acuminata Choisy
  • Pharbitis acuminata var. congesta Choisy
  • Pharbitis bogotensis (Humb. & Bonpl. ex Willd.) Choisy
  • Pharbitis calycosa A.Rich.
  • Pharbitis cathartica (Poir.) Choisy
  • Pharbitis cathartica f. alba Moldenke
  • Pharbitis congesta (R.Br.) H.Hara
  • Pharbitis heterosepala Benth.
  • Pharbitis indica (Burm.) R.C.Fang
  • Pharbitis insularis Choisy
  • Pharbitis learii (Paxton) Lindl.
  • Pharbitis medians Choisy
  • Pharbitis mollis (G.Don) Choisy
  • Pharbitis mutabilis (Lindl.) Bojer
  • Pharbitis rosea Choisy
  • Pharbitis villosa G.Don

Habitat dan persebaran

Konteks iklim yang tercatat dalam WCVP: tropis dengan musim kering. Rincian habitat mikro atau ekosistem belum diverifikasi untuk profil ini.[2]

Baleares

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAL (Baleares) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

France

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRA (France) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Portugal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG POR (Portugal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Spain

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SPA (Spain) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Greece

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GRC (Greece) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kriti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KRI (Kriti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sicilia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIC (Sicilia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

NW. Balkan Pen.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG YUG (NW. Balkan Pen.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Algeria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALG (Algeria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Morocco

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOR (Morocco) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tunisia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUN (Tunisia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Azores

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AZO (Azores) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Canary Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CNY (Canary Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Madeira

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDR (Madeira) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ghana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GHA (Ghana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUI (Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nigeria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NGA (Nigeria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Senegal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEN (Senegal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sierra Leone

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIE (Sierra Leone) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cameroon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CMN (Cameroon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Congo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CON (Congo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gabon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAB (Gabon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Rwanda

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG RWA (Rwanda) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

DR Congo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAI (DR Congo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Eritrea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ERI (Eritrea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ethiopia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ETH (Ethiopia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Somalia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOM (Somalia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kenya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KEN (Kenya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tanzania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAN (Tanzania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Malawi

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLW (Malawi) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Zambia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAM (Zambia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Zimbabwe

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZIM (Zimbabwe) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cape Provinces

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CPP (Cape Provinces) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

KwaZulu-Natal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NAT (KwaZulu-Natal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Eswatini

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SWZ (Eswatini) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TVL (Northern Provinces) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Comoros

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COM (Comoros) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mauritius

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MAU (Mauritius) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Madagascar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDG (Madagascar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Réunion

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG REU (Réunion) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Rodrigues

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ROD (Rodrigues) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

East Aegean Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EAI (East Aegean Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Palestine

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAL (Palestine) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHS (China Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jepang

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAP (Japan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kazan-retto

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KZN (Kazan-retto) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nansei-shoto

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NNS (Nansei-shoto) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ogasawara-shoto

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG OGA (Ogasawara-shoto) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Taiwan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAI (Taiwan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Assam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ASS (Assam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bangladesh

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAN (Bangladesh) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

East Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EHM (East Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

India

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IND (India) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nepal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NEP (Nepal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pakistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAK (Pakistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sri Lanka

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SRL (Sri Lanka) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Laos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LAO (Laos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Myanmar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MYA (Myanmar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

South China Sea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCS (South China Sea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vietnam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIE (Vietnam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jawa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAW (Jawa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LSI (Lesser Sunda Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLY (Malaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maluku

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOL (Maluku) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Filipina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PHI (Philippines) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sulawesi

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUL (Sulawesi) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sumatra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUM (Sumatera) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nugini

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWG (New Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Solomon Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOL (Solomon Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Norfolk Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NFK (Norfolk Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New South Wales

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NSW (New South Wales) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Queensland

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG QLD (Queensland) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOA (South Australia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tasmania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAS (Tasmania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Victoria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIC (Victoria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Australia Barat

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WAU (Western Australia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NZN (New Zealand North) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NZS (New Zealand South) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Fiji

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FIJ (Fiji) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Niue

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NUE (Niue) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New Caledonia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWC (New Caledonia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Samoa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAM (Samoa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tonga

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TON (Tonga) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vanuatu

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VAN (Vanuatu) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cook Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COO (Cook Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pitcairn Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PIT (Pitcairn Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Society Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCI (Society Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tuamotu

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUA (Tuamotu) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tubuai Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUB (Tubuai Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Caroline Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CRL (Caroline Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marianas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRN (Marianas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hawaii

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAW (Hawaii) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pennsylvania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PEN (Pennsylvania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

California

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAL (California) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Texas

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TEX (Texas) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Alabama

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALA (Alabama) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FLA (Florida) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Georgia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GEO (Georgia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Louisiana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LOU (Louisiana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mississippi

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MSI (Mississippi) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

North Carolina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCA (North Carolina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

South Carolina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCA (South Carolina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXC (Mexico Central) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXE (Mexico Northeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXG (Mexico Gulf) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXI (Mexican Pacific Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXS (Mexico Southwest) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXT (Mexico Southeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Belize

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BLZ (Belize) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COS (Costa Rica) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CPI (Central American Pacific Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUA (Guatemala) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HON (Honduras) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NIC (Nicaragua) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAN (Panamá) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAH (Bahamas) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bermuda

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BER (Bermuda) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAY (Cayman Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cuba

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CUB (Cuba) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DOM (Dominican Republic) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Haiti

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAI (Haiti) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAM (Jamaica) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LEE (Leeward Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PUE (Puerto Rico) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TRT (Trinidad-Tobago) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VNA (Venezuelan Antilles) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WIN (Windward Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRG (French Guiana) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guyana

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUY (Guyana) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUR (Suriname) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VEN (Venezuela) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bolivia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOL (Bolivia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CLM (Colombia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Galápagos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAL (Galápagos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Peru

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PER (Peru) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZC (Brazil West-Central) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZE (Brazil Northeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZL (Brazil Southeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZN (Brazil North) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZS (Brazil South) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGE (Argentina Northeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGW (Argentina Northwest) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Chile Central

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CLC (Chile Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JNF (Juan Fernández Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAR (Paraguay) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG URU (Uruguay) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Daftar ini menyajikan cakupan sumber yang digunakan. Persebaran asli dibedakan dari introduksi dan budidaya; satu catatan pengamatan belum cukup untuk menetapkan keberadaan asli.

Informasi konservasi

Sumber profil ini belum memuat penilaian konservasi dengan tanggal dan cakupan yang memadai. Ketiadaan informasi tidak berarti spesies bebas dari ancaman.

Referensi dan kredit

  1. [1] World Flora Online Plant List · Juni 2026 ↗World Flora Online Consortium · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Nama diterima wfo-0001297295; rank species; hierarki snapshot 2026-06.
  2. [2] World Checklist of Vascular Plants · Ipomoea indica ↗Royal Botanic Gardens, Kew · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: WCVP 4 Juni 2026, plant_name_id 481433; kolom lifeform_description, climate_description, serta wcvp_distribution.csv. Persebaran punah/doubtful dikeluarkan.
  3. [3] Angiosperm functional traits extracted from botanical descriptions · Ipomoea indica ↗Natural History Museum; Araujo, Hartley & Brummit (2026) · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Dataset doi:10.5519/p3dm31kc; efloras.flora_of_china.csv, baris CSV 11525, taxon=Ipomoea indica; source ID asal http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0001297295. Ekstraksi otomatis; nilai kolom asli ditampilkan pada sifat organ. Confidence individual tidak tersedia.DOI dataset sifat · 10.5519/p3dm31kc ↗

Media dokumenter