Profil berbasis dataset. Identitas mengikuti WFO dan persebaran mengikuti WCVP Kew. Catatan sifat organ berasal dari ekstraksi otomatis Natural History Museum dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.
Fabaceae · Profil spesies

Cytisus scoparius

Cytisus scoparius (L.) Link

Bandingkan
Foto dokumenter Cytisus scoparius
Cytisus scoparius — foto dokumenter, Wikimedia Commons. Diubah ukuran dan formatnya untuk web.Willow · CC BY 2.5

Cytisus scoparius merupakan spesies diterima dalam famili Fabaceae. WCVP Kew mencatat bentuk hidup semak. Dataset sifat Natural History Museum memuat catatan daun dan bunga. Catatan organ berasal dari ekstraksi otomatis dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.[1][2][3]

Famili
Fabaceae
Genus
Cytisus
Habitus
semak[2]
Persebaran asli
Denmark, Great Britain, Ireland, Norway, Sweden, Austria, Belgium, Czechia-Slovakia, Germany, Hungary, Netherlands, Poland, Switzerland, Corse, France, Portugal, Sardegna, Spain, Bulgaria, Greece, Italy, Romania, Sicilia, NW. Balkan Pen., Belarus, Baltic States, Central European Russia, Northwest European Russia, Ukraine[2]
Peringkat taksonomi
Spesies

Catatan sifat organ

Daun

Bentuk daun terekam: lanset (istilah asli: lanceolate; kolom leaf shape). [3]

Bunga

Warna bunga terekam: kuning (istilah asli: yellow; kolom flower colour). [3]

Sifat organ merupakan catatan hasil ekstraksi otomatis NHM. Tabel sumber dan istilah asli dipertahankan; belum ada pemeriksaan terhadap deskripsi flora asli oleh pakar. Ukuran numerik organ, istilah yang tidak dikenal, dan kategori campuran yang bertentangan tidak dimasukkan. Nilai kosong tidak berarti organ atau sifat tidak ada.

Klasifikasi dan nama ilmiah

Klasifikasi mengikuti World Flora Online Plant List versi Juni 2026. Kelompok jelajah pada navigasi membantu menelusuri katalog.[1]

KerajaanPlantae
SubkerajaanPteridobiotina
DivisiAngiosperms
OrdoFabales
FamiliFabaceae
SubfamiliPapilionoideae
GenusCytisus
SpesiesCytisus scoparius

ID nama: wfo-0000213711 ↗

Sinonim nama ilmiah

10 sinonim dalam versi data yang digunakan. Apa itu sinonim?

  • Corema scoparium (L.) Bercht. & J.Presl
  • Cytisogenista scoparia (L.) Rothm.
  • Genista scoparia (L.) Lam.
  • Genista scoparia var. vulgaris Rouy
  • Genista vulgaris Gray
  • Sarothamnus scoparius (L.) Wimm. ex W.D.J.Koch
  • Sarothamnus scoparius subsp. scoparius
  • Sarothamnus vulgaris Wimm.
  • Sarothamnus vulgaris var. scoparius (L.) Timb.-Lagr.
  • Spartium scoparium L.

Habitat dan persebaran

Konteks iklim yang tercatat dalam WCVP: beriklim sedang. Rincian habitat mikro atau ekosistem belum diverifikasi untuk profil ini.[2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DEN (Denmark) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GRB (Great Britain) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IRE (Ireland) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Norway

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NOR (Norway) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sweden

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SWE (Sweden) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AUT (Austria) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BGM (Belgium) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CZE (Czechia-Slovakia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GER (Germany) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HUN (Hungary) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NET (Netherlands) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Poland

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG POL (Poland) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SWI (Switzerland) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Corse

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COR (Corse) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

France

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRA (France) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG POR (Portugal) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAR (Sardegna) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Spain

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SPA (Spain) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BUL (Bulgaria) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Greece

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GRC (Greece) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Italy

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ITA (Italy) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ROM (Romania) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIC (Sicilia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUE (Türkiye-in-Europe) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG YUG (NW. Balkan Pen.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BLR (Belarus) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BLT (Baltic States) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG RUC (Central European Russia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG RUW (Northwest European Russia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG UKR (Ukraine) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Azores

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AZO (Azores) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Canary Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CNY (Canary Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Madeira

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDR (Madeira) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cape Provinces

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CPP (Cape Provinces) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

KwaZulu-Natal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NAT (KwaZulu-Natal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TVL (Northern Provinces) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Madagascar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDG (Madagascar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jepang

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAP (Japan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Korea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KOR (Korea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bangladesh

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAN (Bangladesh) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

India

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IND (India) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

West Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WHM (West Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New South Wales

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NSW (New South Wales) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOA (South Australia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tasmania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAS (Tasmania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Victoria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIC (Victoria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Antipodean Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ATP (Antipodean Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Chatham Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CTM (Chatham Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NZN (New Zealand North) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NZS (New Zealand South) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hawaii

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAW (Hawaii) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BRC (British Columbia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Oregon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ORE (Oregon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Washington

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WAS (Washington) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New Jersey

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWJ (New Jersey) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New York

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWY (New York) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

California

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAL (California) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Alabama

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALA (Alabama) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Delaware

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DEL (Delaware) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kentucky

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KTY (Kentucky) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maryland

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRY (Maryland) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tennessee

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TEN (Tennessee) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGE (Argentina Northeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Argentina South

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGS (Argentina South) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Chile Central

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CLC (Chile Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Daftar ini menyajikan cakupan sumber yang digunakan. Persebaran asli dibedakan dari introduksi dan budidaya; satu catatan pengamatan belum cukup untuk menetapkan keberadaan asli.

Informasi konservasi

Sumber profil ini belum memuat penilaian konservasi dengan tanggal dan cakupan yang memadai. Ketiadaan informasi tidak berarti spesies bebas dari ancaman.

Referensi dan kredit

  1. [1] World Flora Online Plant List · Juni 2026 ↗World Flora Online Consortium · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Nama diterima wfo-0000213711; rank species; hierarki snapshot 2026-06.
  2. [2] World Checklist of Vascular Plants · Cytisus scoparius ↗Royal Botanic Gardens, Kew · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: WCVP 4 Juni 2026, plant_name_id 2754907; kolom lifeform_description, climate_description, serta wcvp_distribution.csv. Persebaran punah/doubtful dikeluarkan.
  3. [3] Angiosperm functional traits extracted from botanical descriptions · Cytisus scoparius ↗Natural History Museum; Araujo, Hartley & Brummit (2026) · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Dataset doi:10.5519/p3dm31kc; ecoflora.csv, baris CSV 569, taxon=Cytisus scoparius; source ID asal http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000213711. Ekstraksi otomatis; nilai kolom asli ditampilkan pada sifat organ. Confidence individual tidak tersedia.DOI dataset sifat · 10.5519/p3dm31kc ↗

Media dokumenter