Profil berbasis dataset. Identitas mengikuti WFO dan persebaran mengikuti WCVP Kew. Catatan sifat organ berasal dari ekstraksi otomatis Natural History Museum dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.
Fabaceae · Profil spesies

Clitoria ternatea

Clitoria ternatea L.

Bandingkan
Foto dokumenter Clitoria ternatea
Clitoria ternatea — foto dokumenter, pilihan takson komunitas iNaturalist. Diubah ukuran dan formatnya untuk web.葉子 · CC0 1.0

Clitoria ternatea merupakan spesies diterima dalam famili Fabaceae. WCVP Kew mencatat bentuk hidup memanjat tumbuhan menahun. Dataset sifat Natural History Museum memuat catatan daun dan bunga. Catatan organ berasal dari ekstraksi otomatis dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.[1][2][3]

Famili
Fabaceae
Habitus
memanjat tumbuhan menahun[2]
Persebaran asli
Cape Verde, Benin, Burkina, Gambia, Ghana, Guinea-Bissau, Guinea, Mauritania, Nigeria, Senegal, Sierra Leone, Togo, Burundi, Central African Republic, Cameroon, Gabon, Gulf of Guinea Is., DR Congo, Eritrea, Ethiopia, Somalia, Sudan-South Sudan, Kenya, Tanzania, Uganda, Angola, Malawi, Mozambique, Zambia, Zimbabwe, Caprivi Strip, Namibia, Northern Provinces, Gulf States, Saudi Arabia, Yemen, Tiongkok tengah-selatan, Hainan, Tiongkok tenggara, Taiwan[2]
Peringkat taksonomi
Spesies

Catatan sifat organ

Daun

Bentuk daun terekam: sempit seperti garis, lonjong (istilah asli: linear, oblong; kolom leaf shape). Ujung daun terekam: tumpul, berlekuk di ujung, runcing (istilah asli: obtuse, emarginate, acute; kolom leaf apex). [3]

Bunga

Warna bunga terekam: putih, biru (istilah asli: white, blue; kolom flower colour). [3]

Sifat organ merupakan catatan hasil ekstraksi otomatis NHM. Tabel sumber dan istilah asli dipertahankan; belum ada pemeriksaan terhadap deskripsi flora asli oleh pakar. Ukuran numerik organ, istilah yang tidak dikenal, dan kategori campuran yang bertentangan tidak dimasukkan. Nilai kosong tidak berarti organ atau sifat tidak ada. Catatan sifat berasal dari tabel gabungan NHM. Kombinasi kategori ditampilkan sesuai rekaman sumber, tanpa membentuk rentang baru atau menarik kesimpulan dari beberapa flora.

Klasifikasi dan nama ilmiah

Klasifikasi mengikuti World Flora Online Plant List versi Juni 2026. Kelompok jelajah pada navigasi membantu menelusuri katalog.[1]

KerajaanPlantae
SubkerajaanPteridobiotina
DivisiAngiosperms
OrdoFabales
FamiliFabaceae
SubfamiliPapilionoideae
SpesiesClitoria ternatea

ID nama: wfo-0000179216 ↗

Sinonim nama ilmiah

37 sinonim dalam versi data yang digunakan. Apa itu sinonim?

  • Clitoria albiflora Mattei
  • Clitoria bracteata Poir.
  • Clitoria caelestis hort.
  • Clitoria coelestris Siebert & Voss
  • Clitoria mearnsii De Wild.
  • Clitoria parviflora Raf.
  • Clitoria philippensis Perr.
  • Clitoria pilosula Wall. ex Benth.
  • Clitoria spectabilis Salisb.
  • Clitoria tanganicensis Micheli
  • Clitoria ternatea f. albiflora (Voigt) Fantz
  • Clitoria ternatea f. fasciculata Fantz
Lihat 25 sinonim lainnya
  • Clitoria ternatea f. leucopetala Fantz
  • Clitoria ternatea f. subpolyadelpha Fantz
  • Clitoria ternatea f. ternatea
  • Clitoria ternatea var. alba Berhaut
  • Clitoria ternatea var. albiflora Voigt
  • Clitoria ternatea var. angustifolia Hochst. ex Baker f.
  • Clitoria ternatea var. bracteata (Poir.) DC.
  • Clitoria ternatea var. major Paxton
  • Clitoria ternatea var. pilosula (Benth.) Baker
  • Clitoria ternatea var. pleniflora Fantz
  • Clitoria ternatea var. ternatea
  • Clitoria ternatensium Crantz
  • Clitoria zanzibarensis Vatke
  • Deguelia javanica (Miq.) Taub.
  • Derris javanica Miq.
  • Lathyrus spectabilis Forssk.
  • Nauchea bracteata Dupuis ex J.T.Descourt.
  • Nauchea ternatea (L.) J.T.Descourt.
  • Phaseolus clitorius Noronha
  • Pterocarpus javanicus (Miq.) Kuntze
  • Ternatea indica J.St.-Hil.
  • Ternatea ternatea (L.) Kuntze
  • Ternatea vulgaris Kunth
  • Ternatea vulgaris Kuntze
  • Wisteria dubia Walp.

Habitat dan persebaran

Konteks iklim yang tercatat dalam WCVP: tropis dengan musim kering. Rincian habitat mikro atau ekosistem belum diverifikasi untuk profil ini.[2]

Egypt

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EGY (Egypt) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Canary Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CNY (Canary Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CVI (Cape Verde) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Benin

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BEN (Benin) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BKN (Burkina) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gambia

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAM (Gambia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ghana

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GHA (Ghana) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GNB (Guinea-Bissau) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUI (Guinea) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MTN (Mauritania) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NGA (Nigeria) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Niger

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NGR (Niger) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEN (Senegal) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIE (Sierra Leone) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Togo

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TOG (Togo) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BUR (Burundi) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAF (Central African Republic) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CMN (Cameroon) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gabon

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAB (Gabon) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GGI (Gulf of Guinea Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAI (DR Congo) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Chad

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHA (Chad) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ERI (Eritrea) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ETH (Ethiopia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOM (Somalia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUD (Sudan-South Sudan) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kenya

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KEN (Kenya) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAN (Tanzania) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Uganda

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG UGA (Uganda) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Angola

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ANG (Angola) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Malawi

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLW (Malawi) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOZ (Mozambique) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Zambia

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAM (Zambia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZIM (Zimbabwe) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CPV (Caprivi Strip) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NAM (Namibia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TVL (Northern Provinces) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Aldabra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALD (Aldabra) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Comoros

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COM (Comoros) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mauritius

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MAU (Mauritius) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Madagascar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDG (Madagascar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Seychelles

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEY (Seychelles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Iraq

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IRQ (Iraq) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GST (Gulf States) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAU (Saudi Arabia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Yemen

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG YEM (Yemen) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHC (China South-Central) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hainan

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHH (Hainan) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHS (China Southeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Taiwan

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAI (Taiwan) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Assam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ASS (Assam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bangladesh

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAN (Bangladesh) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

East Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EHM (East Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

India

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IND (India) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Laccadive Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LDV (Laccadive Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maldives

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDV (Maldives) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nepal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NEP (Nepal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pakistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAK (Pakistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sri Lanka

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SRL (Sri Lanka) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Andaman Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AND (Andaman Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kamboja

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CBD (Cambodia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Laos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LAO (Laos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Myanmar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MYA (Myanmar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nicobar Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCB (Nicobar Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Thailand

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG THA (Thailand) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vietnam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIE (Vietnam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Borneo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOR (Borneo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jawa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAW (Jawa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LSI (Lesser Sunda Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLY (Malaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Filipina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PHI (Philippines) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sulawesi

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUL (Sulawesi) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sumatra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUM (Sumatera) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Christmas I.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG XMS (Christmas I.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BIS (Bismarck Archipelago) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nugini

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWG (New Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Solomon Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOL (Solomon Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NTA (Northern Territory) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Queensland

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG QLD (Queensland) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Australia Barat

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WAU (Western Australia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Fiji

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FIJ (Fiji) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gilbert Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GIL (Gilbert Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New Caledonia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWC (New Caledonia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tonga

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TON (Tonga) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cook Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COO (Cook Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Society Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCI (Society Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tubuai Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUB (Tubuai Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Caroline Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CRL (Caroline Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marianas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRN (Marianas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hawaii

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAW (Hawaii) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXS (Mexico Southwest) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Belize

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BLZ (Belize) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Honduras

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HON (Honduras) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Aruba

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ARU (Aruba) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bahamas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAH (Bahamas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cayman Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAY (Cayman Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cuba

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CUB (Cuba) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DOM (Dominican Republic) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Haiti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAI (Haiti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jamaica

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAM (Jamaica) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Leeward Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LEE (Leeward Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NLA (Netherlands Antilles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Puerto Rico

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PUE (Puerto Rico) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SWC (Southwest Caribbean) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Trinidad-Tobago

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TRT (Trinidad-Tobago) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VNA (Venezuelan Antilles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Windward Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WIN (Windward Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

French Guiana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRG (French Guiana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Suriname

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUR (Suriname) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Venezuela

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VEN (Venezuela) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Colombia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CLM (Colombia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ecuador

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ECU (Ecuador) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Galápagos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAL (Galápagos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Peru

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PER (Peru) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZC (Brazil West-Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZE (Brazil Northeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZL (Brazil Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Brazil North

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZN (Brazil North) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Daftar ini menyajikan cakupan sumber yang digunakan. Persebaran asli dibedakan dari introduksi dan budidaya; satu catatan pengamatan belum cukup untuk menetapkan keberadaan asli.

Informasi konservasi

Sumber profil ini belum memuat penilaian konservasi dengan tanggal dan cakupan yang memadai. Ketiadaan informasi tidak berarti spesies bebas dari ancaman.

Referensi dan kredit

  1. [1] World Flora Online Plant List · Juni 2026 ↗World Flora Online Consortium · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Nama diterima wfo-0000179216; rank species; hierarki snapshot 2026-06.
  2. [2] World Checklist of Vascular Plants · Clitoria ternatea ↗Royal Botanic Gardens, Kew · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: WCVP 4 Juni 2026, plant_name_id 2728115; kolom lifeform_description, climate_description, serta wcvp_distribution.csv. Persebaran punah/doubtful dikeluarkan.
  3. [3] Angiosperm functional traits extracted from botanical descriptions · Clitoria ternatea ↗Natural History Museum; Araujo, Hartley & Brummit (2026) · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Dataset doi:10.5519/p3dm31kc; combined.csv, baris CSV 13258, taxon=Clitoria ternatea; source ID asal http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000179216. Ekstraksi otomatis; nilai kolom asli ditampilkan pada sifat organ. Confidence individual tidak tersedia.DOI dataset sifat · 10.5519/p3dm31kc ↗

Media dokumenter