Profil berbasis dataset. Identitas mengikuti WFO dan persebaran mengikuti WCVP Kew. Catatan sifat organ berasal dari ekstraksi otomatis Natural History Museum dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.
Apocynaceae · Profil spesies

Catharanthus roseus

Catharanthus roseus (L.) G.Don

Bandingkan
Foto dokumenter Catharanthus roseus
Catharanthus roseus — foto dokumenter, Wikimedia Commons. Diubah ukuran dan formatnya untuk web.imbeaul · CC BY 4.0

Catharanthus roseus merupakan spesies diterima dalam famili Apocynaceae. WCVP Kew mencatat bentuk hidup subsemak atau semak. Dataset sifat Natural History Museum memuat catatan daun, bunga, dan buah. Catatan organ berasal dari ekstraksi otomatis dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.[1][2][3]

Habitus
subsemak atau semak[2]
Persebaran asli
Madagascar[2]
Peringkat taksonomi
Spesies

Catatan sifat organ

Daun

Struktur dan perlekatan daun terekam: menempel rapat (istilah asli: appressed, adpressed; kolom leaf architecture). Bentuk daun terekam: membundar, bulat telur, lonjong, lanset terbalik, berbentuk jantung, lanset, elips, membulat, seperti sudip, bulat telur terbalik (istilah asli: orbicular, ovate, oblong, oblanceolate, cordate, lanceolate, elliptic, rounded, spatulate, obovate; kolom leaf shape). Ujung daun terekam: berujung tonjolan kecil, berujung tajam panjang, runcing, berlekuk dangkal di ujung, berujung tonjolan pendek, menyempit bertahap, tumpul, meruncing panjang (istilah asli: apiculate, cuspidate, acute, retuse, mucronate, attenuate, obtuse, acuminate; kolom leaf apex). Pangkal daun terekam: berbentuk jantung, membulat, menyempit bertahap, berbentuk baji (istilah asli: cordate, rounded, attenuate, cuneate; kolom leaf base). Tepi daun terekam: tepi menggulung ke bawah, rata (istilah asli: revolute, entire; kolom leaf margin). [3]

Bunga

Warna bunga terekam: merah muda, putih (istilah asli: pink, white; kolom flower colour). [3]

Buah

Bentuk buah terekam: bulat telur terbalik tiga dimensi (istilah asli: obovoid; kolom fruit shape). [3]

Sifat organ merupakan catatan hasil ekstraksi otomatis NHM. Tabel sumber dan istilah asli dipertahankan; belum ada pemeriksaan terhadap deskripsi flora asli oleh pakar. Ukuran numerik organ, istilah yang tidak dikenal, dan kategori campuran yang bertentangan tidak dimasukkan. Nilai kosong tidak berarti organ atau sifat tidak ada. Catatan sifat berasal dari tabel gabungan NHM. Kombinasi kategori ditampilkan sesuai rekaman sumber, tanpa membentuk rentang baru atau menarik kesimpulan dari beberapa flora.

Klasifikasi dan nama ilmiah

Klasifikasi mengikuti World Flora Online Plant List versi Juni 2026. Kelompok jelajah pada navigasi membantu menelusuri katalog.[1]

KerajaanPlantae
SubkerajaanPteridobiotina
DivisiAngiosperms
OrdoGentianales
TribusVinceae
SubtribusCatharanthinae
SpesiesCatharanthus roseus

ID nama: wfo-0000819442 ↗

Sinonim nama ilmiah

17 sinonim dalam versi data yang digunakan. Apa itu sinonim?

  • Ammocallis rosea (L.) Small
  • Catharanthus roseus var. albus G.Don
  • Lachnea rosea (L.) Rchb.
  • Lochnera rosea (L.) Rchb. ex K.Schum.
  • Lochnera rosea (L.) K.Schum.
  • Lochnera rosea f. alba (Sweet) Woodson
  • Lochnera rosea var. alba (G.Don) Hubbard
  • Lochnera rosea var. flava Tsiang
  • Lochnera rosea var. ocellata (Sweet) Woodson
  • Pervinca rosea (L.) Gaterau
  • Pervinca rosea (L.) Moench
  • Vinca guilelmi-waldemarii Klotzsch
Lihat 5 sinonim lainnya
  • Vinca rosea L.
  • Vinca rosea var. alba Sweet
  • Vinca rosea var. albiflora Bertol.
  • Vinca rosea var. rosea
  • Vinca speciosa Salisb.

Habitat dan persebaran

Konteks iklim yang tercatat dalam WCVP: tropis dengan musim kering. Rincian habitat mikro atau ekosistem belum diverifikasi untuk profil ini.[2]

Spain

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SPA (Spain) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Italy

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ITA (Italy) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kriti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KRI (Kriti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tunisia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUN (Tunisia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Canary Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CNY (Canary Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Madeira

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDR (Madeira) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Benin

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BEN (Benin) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Burkina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BKN (Burkina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gambia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAM (Gambia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUI (Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ivory Coast

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IVO (Ivory Coast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Senegal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEN (Senegal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sierra Leone

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIE (Sierra Leone) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Togo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TOG (Togo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cameroon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CMN (Cameroon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gabon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAB (Gabon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GGI (Gulf of Guinea Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

DR Congo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAI (DR Congo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Chad

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHA (Chad) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Djibouti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DJI (Djibouti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Eritrea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ERI (Eritrea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ethiopia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ETH (Ethiopia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kenya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KEN (Kenya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tanzania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAN (Tanzania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Uganda

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG UGA (Uganda) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Angola

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ANG (Angola) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mozambique

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOZ (Mozambique) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cape Provinces

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CPP (Cape Provinces) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ascension

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ASC (Ascension) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

St.Helena

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG STH (St.Helena) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Aldabra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALD (Aldabra) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CGS (Chagos Archipelago) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Comoros

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COM (Comoros) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mauritius

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MAU (Mauritius) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MCI (Mozambique Channel Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDG (Madagascar) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Réunion

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG REU (Réunion) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Rodrigues

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ROD (Rodrigues) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Seychelles

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEY (Seychelles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cyprus

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CYP (Cyprus) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gulf States

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GST (Gulf States) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHC (China South-Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHS (China Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kazan-retto

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KZN (Kazan-retto) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ogasawara-shoto

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG OGA (Ogasawara-shoto) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Taiwan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAI (Taiwan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Assam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ASS (Assam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bangladesh

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAN (Bangladesh) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

East Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EHM (East Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

India

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IND (India) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Laccadive Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LDV (Laccadive Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maldives

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDV (Maldives) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Andaman Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AND (Andaman Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kamboja

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CBD (Cambodia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Myanmar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MYA (Myanmar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nicobar Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCB (Nicobar Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

South China Sea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCS (South China Sea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Thailand

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG THA (Thailand) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vietnam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIE (Vietnam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Borneo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOR (Borneo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jawa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAW (Jawa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LSI (Lesser Sunda Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLY (Malaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Filipina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PHI (Philippines) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sumatra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUM (Sumatera) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Christmas I.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG XMS (Christmas I.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nugini

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWG (New Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Queensland

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG QLD (Queensland) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kermadec Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KER (Kermadec Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Fiji

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FIJ (Fiji) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gilbert Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GIL (Gilbert Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nauru

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NRU (Nauru) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Niue

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NUE (Niue) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New Caledonia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWC (New Caledonia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Phoenix Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PHX (Phoenix Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Samoa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAM (Samoa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TOK (Tokelau-Manihiki) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tonga

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TON (Tonga) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vanuatu

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VAN (Vanuatu) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cook Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COO (Cook Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Easter Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EAS (Easter Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marquesas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRQ (Marquesas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Society Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCI (Society Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tuamotu

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUA (Tuamotu) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tubuai Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUB (Tubuai Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Caroline Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CRL (Caroline Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marianas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRN (Marianas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marshall Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRS (Marshall Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Wake I.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WAK (Wake I.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hawaii

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAW (Hawaii) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kansas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KAN (Kansas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

California

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAL (California) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Texas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TEX (Texas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Alabama

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALA (Alabama) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Florida

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FLA (Florida) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Georgia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GEO (Georgia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Louisiana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LOU (Louisiana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mississippi

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MSI (Mississippi) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

North Carolina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCA (North Carolina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

South Carolina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCA (South Carolina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tennessee

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TEN (Tennessee) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXS (Mexico Southwest) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXT (Mexico Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Belize

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BLZ (Belize) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Costa Rica

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COS (Costa Rica) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CPI (Central American Pacific Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

El Salvador

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ELS (El Salvador) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guatemala

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUA (Guatemala) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Honduras

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HON (Honduras) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nicaragua

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NIC (Nicaragua) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Panamá

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAN (Panamá) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Aruba

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ARU (Aruba) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bahamas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAH (Bahamas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cayman Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAY (Cayman Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cuba

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CUB (Cuba) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DOM (Dominican Republic) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Haiti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAI (Haiti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jamaica

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAM (Jamaica) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Leeward Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LEE (Leeward Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NLA (Netherlands Antilles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Puerto Rico

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PUE (Puerto Rico) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SWC (Southwest Caribbean) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TCI (Turks-Caicos Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Trinidad-Tobago

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TRT (Trinidad-Tobago) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Windward Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WIN (Windward Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

French Guiana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRG (French Guiana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Galápagos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAL (Galápagos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGE (Argentina Northeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Daftar ini menyajikan cakupan sumber yang digunakan. Persebaran asli dibedakan dari introduksi dan budidaya; satu catatan pengamatan belum cukup untuk menetapkan keberadaan asli.

Informasi konservasi

Sumber profil ini belum memuat penilaian konservasi dengan tanggal dan cakupan yang memadai. Ketiadaan informasi tidak berarti spesies bebas dari ancaman.

Referensi dan kredit

  1. [1] World Flora Online Plant List · Juni 2026 ↗World Flora Online Consortium · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Nama diterima wfo-0000819442; rank species; hierarki snapshot 2026-06.
  2. [2] World Checklist of Vascular Plants · Catharanthus roseus ↗Royal Botanic Gardens, Kew · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: WCVP 4 Juni 2026, plant_name_id 35719; kolom lifeform_description, climate_description, serta wcvp_distribution.csv. Persebaran punah/doubtful dikeluarkan.
  3. [3] Angiosperm functional traits extracted from botanical descriptions · Catharanthus roseus ↗Natural History Museum; Araujo, Hartley & Brummit (2026) · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Dataset doi:10.5519/p3dm31kc; combined.csv, baris CSV 11123, taxon=Catharanthus roseus; source ID asal http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000819442. Ekstraksi otomatis; nilai kolom asli ditampilkan pada sifat organ. Confidence individual tidak tersedia.DOI dataset sifat · 10.5519/p3dm31kc ↗

Media dokumenter