Profil berbasis dataset. Identitas mengikuti WFO dan persebaran mengikuti WCVP Kew. Catatan sifat organ berasal dari ekstraksi otomatis Natural History Museum dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.
Amaranthaceae · Profil spesies

Amaranthus viridis

Amaranthus viridis L.

Bandingkan
Foto dokumenter Amaranthus viridis
Amaranthus viridis — foto dokumenter, Wikimedia Commons. Diubah ukuran dan formatnya untuk web.Joydeep · CC BY-SA 3.0

Amaranthus viridis merupakan spesies diterima dalam famili Amaranthaceae. WCVP Kew mencatat bentuk hidup tumbuhan semusim. Dataset sifat Natural History Museum memuat catatan daun dan bunga. Catatan organ berasal dari ekstraksi otomatis dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.[1][2][3]

Habitus
tumbuhan semusim[2]
Persebaran asli
Mexico Southeast, Belize, Costa Rica, El Salvador, Guatemala, Honduras, Nicaragua, Panamá, Aruba, Bahamas, Cayman Is., Cuba, Dominican Republic, Haiti, Jamaica, Leeward Is., Netherlands Antilles, Puerto Rico, Turks-Caicos Is., Trinidad-Tobago, Windward Is., French Guiana, Venezuela, Bolivia, Colombia, Ecuador, Galápagos, Peru, Brazil West-Central, Brazil Northeast, Brazil Southeast, Brazil North, Brazil South, Argentina Northeast, Argentina Northwest, Paraguay, Uruguay[2]
Peringkat taksonomi
Spesies

Catatan sifat organ

Daun

Bentuk daun terekam: membulat, belah ketupat, membundar, bulat telur (istilah asli: rounded, rhombic, orbicular, ovate; kolom leaf shape). Ujung daun terekam: menyempit bertahap, berlekuk di ujung, tumpul, berujung tonjolan pendek (istilah asli: attenuate, emarginate, obtuse, mucronate; kolom leaf apex). Pangkal daun terekam: membulat, menyempit bertahap, berbentuk baji (istilah asli: rounded, attenuate, cuneate; kolom leaf base). Tepi daun terekam: rata (istilah asli: entire; kolom leaf margin). [3]

Bunga

Warna bunga terekam: hijau (istilah asli: green; kolom flower colour). [3]

Sifat organ merupakan catatan hasil ekstraksi otomatis NHM. Tabel sumber dan istilah asli dipertahankan; belum ada pemeriksaan terhadap deskripsi flora asli oleh pakar. Ukuran numerik organ, istilah yang tidak dikenal, dan kategori campuran yang bertentangan tidak dimasukkan. Nilai kosong tidak berarti organ atau sifat tidak ada.

Klasifikasi dan nama ilmiah

Klasifikasi mengikuti World Flora Online Plant List versi Juni 2026. Kelompok jelajah pada navigasi membantu menelusuri katalog.[1]

KerajaanPlantae
SubkerajaanPteridobiotina
DivisiAngiosperms
OrdoCaryophyllales
TribusAmarantheae
SpesiesAmaranthus viridis

ID nama: wfo-0000530552 ↗

Sinonim nama ilmiah

13 sinonim dalam versi data yang digunakan. Apa itu sinonim?

  • Albersia caudata (Jacq.) Boiss.
  • Albersia gracilis Webb & Berthel.
  • Amaranthus acutilobus Uline & W.L.Bray
  • Amaranthus fasciatus Roxb.
  • Amaranthus gracilis Desf.
  • Amaranthus littoralis Bernh.
  • Amaranthus polystachyus Buch.-Ham.
  • Chenopodium caudatum Jacq.
  • Euxolus caudatus var. gracilis Moq.
  • Euxolus caudatus var. maximus Moq.
  • Galliaria adscendens Bubani
  • Glomeraria viridis (L.) Cav.
Lihat 1 sinonim lainnya
  • Pyxidium viride (L.) Moq.

Habitat dan persebaran

Konteks iklim yang tercatat dalam WCVP: tropis dengan musim kering. Rincian habitat mikro atau ekosistem belum diverifikasi untuk profil ini.[2]

Denmark

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DEN (Denmark) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Finland

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FIN (Finland) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sweden

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SWE (Sweden) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Austria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AUT (Austria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CZE (Czechia-Slovakia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Germany

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GER (Germany) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Baleares

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAL (Baleares) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Corse

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COR (Corse) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

France

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRA (France) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sardegna

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAR (Sardegna) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Spain

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SPA (Spain) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Greece

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GRC (Greece) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Italy

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ITA (Italy) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kriti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KRI (Kriti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Romania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ROM (Romania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sicilia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIC (Sicilia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Krym

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KRY (Krym) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Algeria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALG (Algeria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Egypt

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EGY (Egypt) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Libya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LBY (Libya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Morocco

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOR (Morocco) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tunisia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUN (Tunisia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Azores

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AZO (Azores) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Canary Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CNY (Canary Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Madeira

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDR (Madeira) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Benin

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BEN (Benin) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Burkina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BKN (Burkina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gambia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAM (Gambia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ghana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GHA (Ghana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea-Bissau

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GNB (Guinea-Bissau) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUI (Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ivory Coast

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IVO (Ivory Coast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mali

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLI (Mali) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mauritania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MTN (Mauritania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nigeria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NGA (Nigeria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Niger

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NGR (Niger) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Senegal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEN (Senegal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sierra Leone

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIE (Sierra Leone) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Togo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TOG (Togo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAF (Central African Republic) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cameroon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CMN (Cameroon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Congo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CON (Congo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gabon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAB (Gabon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GGI (Gulf of Guinea Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

DR Congo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAI (DR Congo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Chad

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHA (Chad) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Djibouti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DJI (Djibouti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Eritrea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ERI (Eritrea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ethiopia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ETH (Ethiopia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUD (Sudan-South Sudan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kenya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KEN (Kenya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tanzania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAN (Tanzania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Uganda

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG UGA (Uganda) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Angola

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ANG (Angola) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mozambique

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOZ (Mozambique) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Zambia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAM (Zambia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Zimbabwe

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZIM (Zimbabwe) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cape Provinces

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CPP (Cape Provinces) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Free State

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG OFS (Free State) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TVL (Northern Provinces) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ascension

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ASC (Ascension) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

St.Helena

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG STH (St.Helena) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Aldabra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALD (Aldabra) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CGS (Chagos Archipelago) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Comoros

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COM (Comoros) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mauritius

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MAU (Mauritius) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Réunion

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG REU (Réunion) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Rodrigues

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ROD (Rodrigues) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Seychelles

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEY (Seychelles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Primorye

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PRM (Primorye) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Turkmenistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TKM (Turkmenistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tadzhikistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TZK (Tadzhikistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Uzbekistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG UZB (Uzbekistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

North Caucasus

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCS (North Caucasus) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Transcaucasus

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TCS (Transcaucasus) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Afghanistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AFG (Afghanistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cyprus

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CYP (Cyprus) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

East Aegean Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EAI (East Aegean Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Iraq

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IRQ (Iraq) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Lebanon-Syria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LBS (Lebanon-Syria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Palestine

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAL (Palestine) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sinai

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIN (Sinai) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gulf States

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GST (Gulf States) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kuwait

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KUW (Kuwait) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Oman

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG OMA (Oman) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Saudi Arabia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAU (Saudi Arabia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Yemen

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG YEM (Yemen) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHC (China South-Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hainan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHH (Hainan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Manchuria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHM (Manchuria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHN (China North-Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHS (China Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jepang

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAP (Japan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Korea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KOR (Korea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nansei-shoto

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NNS (Nansei-shoto) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Assam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ASS (Assam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bangladesh

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAN (Bangladesh) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

East Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EHM (East Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

India

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IND (India) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Laccadive Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LDV (Laccadive Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maldives

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDV (Maldives) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nepal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NEP (Nepal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pakistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAK (Pakistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sri Lanka

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SRL (Sri Lanka) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

West Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WHM (West Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Andaman Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AND (Andaman Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kamboja

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CBD (Cambodia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Laos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LAO (Laos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Myanmar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MYA (Myanmar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nicobar Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCB (Nicobar Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

South China Sea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCS (South China Sea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Thailand

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG THA (Thailand) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Borneo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOR (Borneo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jawa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAW (Jawa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LSI (Lesser Sunda Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLY (Malaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maluku

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOL (Maluku) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Filipina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PHI (Philippines) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sulawesi

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUL (Sulawesi) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sumatra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUM (Sumatera) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Christmas I.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG XMS (Christmas I.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nugini

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWG (New Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Solomon Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOL (Solomon Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Norfolk Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NFK (Norfolk Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New South Wales

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NSW (New South Wales) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NTA (Northern Territory) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Queensland

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG QLD (Queensland) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOA (South Australia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Victoria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIC (Victoria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Australia Barat

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WAU (Western Australia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NZN (New Zealand North) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Fiji

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FIJ (Fiji) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gilbert Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GIL (Gilbert Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nauru

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NRU (Nauru) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Niue

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NUE (Niue) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New Caledonia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWC (New Caledonia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Phoenix Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PHX (Phoenix Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Samoa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAM (Samoa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TOK (Tokelau-Manihiki) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tonga

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TON (Tonga) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vanuatu

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VAN (Vanuatu) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cook Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COO (Cook Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Line Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LIN (Line Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marquesas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRQ (Marquesas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pitcairn Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PIT (Pitcairn Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Society Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCI (Society Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tuamotu

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUA (Tuamotu) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tubuai Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUB (Tubuai Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Caroline Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CRL (Caroline Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marianas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRN (Marianas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marshall Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRS (Marshall Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Wake I.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WAK (Wake I.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hawaii

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAW (Hawaii) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Québec

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG QUE (Québec) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Massachusetts

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MAS (Massachusetts) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Michigan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MIC (Michigan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New York

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWY (New York) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ohio

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG OHI (Ohio) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pennsylvania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PEN (Pennsylvania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Arizona

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ARI (Arizona) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New Mexico

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWM (New Mexico) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Texas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TEX (Texas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Alabama

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALA (Alabama) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Arkansas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ARK (Arkansas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Florida

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FLA (Florida) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Georgia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GEO (Georgia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Louisiana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LOU (Louisiana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mississippi

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MSI (Mississippi) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

North Carolina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCA (North Carolina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

South Carolina

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCA (South Carolina) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tennessee

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TEN (Tennessee) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Virginia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VRG (Virginia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXN (Mexico Northwest) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXS (Mexico Southwest) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXT (Mexico Southeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Belize

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BLZ (Belize) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COS (Costa Rica) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ELS (El Salvador) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUA (Guatemala) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HON (Honduras) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NIC (Nicaragua) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAN (Panamá) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Aruba

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ARU (Aruba) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAH (Bahamas) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAY (Cayman Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cuba

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CUB (Cuba) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DOM (Dominican Republic) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Haiti

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAI (Haiti) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAM (Jamaica) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LEE (Leeward Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NLA (Netherlands Antilles) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PUE (Puerto Rico) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TCI (Turks-Caicos Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TRT (Trinidad-Tobago) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WIN (Windward Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRG (French Guiana) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guyana

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUY (Guyana) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Suriname

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUR (Suriname) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VEN (Venezuela) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOL (Bolivia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CLM (Colombia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ECU (Ecuador) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAL (Galápagos) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Peru

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PER (Peru) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZC (Brazil West-Central) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZE (Brazil Northeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZL (Brazil Southeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZN (Brazil North) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZS (Brazil South) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGE (Argentina Northeast) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGW (Argentina Northwest) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAR (Paraguay) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG URU (Uruguay) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Daftar ini menyajikan cakupan sumber yang digunakan. Persebaran asli dibedakan dari introduksi dan budidaya; satu catatan pengamatan belum cukup untuk menetapkan keberadaan asli.

Informasi konservasi

Sumber profil ini belum memuat penilaian konservasi dengan tanggal dan cakupan yang memadai. Ketiadaan informasi tidak berarti spesies bebas dari ancaman.

Referensi dan kredit

  1. [1] World Flora Online Plant List · Juni 2026 ↗World Flora Online Consortium · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Nama diterima wfo-0000530552; rank species; hierarki snapshot 2026-06.
  2. [2] World Checklist of Vascular Plants · Amaranthus viridis ↗Royal Botanic Gardens, Kew · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: WCVP 4 Juni 2026, plant_name_id 2633159; kolom lifeform_description, climate_description, serta wcvp_distribution.csv. Persebaran punah/doubtful dikeluarkan.
  3. [3] Angiosperm functional traits extracted from botanical descriptions · Amaranthus viridis ↗Natural History Museum; Araujo, Hartley & Brummit (2026) · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Dataset doi:10.5519/p3dm31kc; efloras.flora_of_north_america.csv, baris CSV 326, taxon=Amaranthus viridis; source ID asal http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000530552. Ekstraksi otomatis; nilai kolom asli ditampilkan pada sifat organ. Confidence individual tidak tersedia.DOI dataset sifat · 10.5519/p3dm31kc ↗

Media dokumenter