Profil berbasis dataset. Identitas mengikuti WFO dan persebaran mengikuti WCVP Kew. Catatan sifat organ berasal dari ekstraksi otomatis Natural History Museum dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.
Amaranthaceae · Profil spesies

Amaranthus caudatus

Amaranthus caudatus L.

Bandingkan
Foto dokumenter Amaranthus caudatus
Amaranthus caudatus — foto dokumenter, Wikimedia Commons. Diubah ukuran dan formatnya untuk web.Tubifex · CC BY-SA 3.0

Amaranthus caudatus merupakan spesies diterima dalam famili Amaranthaceae. WCVP Kew mencatat bentuk hidup tumbuhan semusim. Dataset sifat Natural History Museum memuat catatan daun dan bunga. Catatan organ berasal dari ekstraksi otomatis dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.[1][2][3]

Habitus
tumbuhan semusim[2]
Persebaran asli
Bolivia, Ecuador, Peru, Argentina Northwest[2]
Peringkat taksonomi
Spesies

Catatan sifat organ

Daun

Bentuk daun terekam: elips, belah ketupat, lanset, bulat telur (istilah asli: elliptic, rhombic, lanceolate, ovate; kolom leaf shape). Ujung daun terekam: runcing, tumpul (istilah asli: acute, obtuse; kolom leaf apex). Pangkal daun terekam: berbentuk baji (istilah asli: cuneate; kolom leaf base). Tepi daun terekam: rata (istilah asli: entire; kolom leaf margin). [3]

Bunga

Warna bunga terekam: ungu, hijau, merah, putih, kuning (istilah asli: purple, green, red, white, yellow; kolom flower colour). [3]

Sifat organ merupakan catatan hasil ekstraksi otomatis NHM. Tabel sumber dan istilah asli dipertahankan; belum ada pemeriksaan terhadap deskripsi flora asli oleh pakar. Ukuran numerik organ, istilah yang tidak dikenal, dan kategori campuran yang bertentangan tidak dimasukkan. Nilai kosong tidak berarti organ atau sifat tidak ada.

Klasifikasi dan nama ilmiah

Klasifikasi mengikuti World Flora Online Plant List versi Juni 2026. Kelompok jelajah pada navigasi membantu menelusuri katalog.[1]

KerajaanPlantae
SubkerajaanPteridobiotina
DivisiAngiosperms
OrdoCaryophyllales
TribusAmarantheae
SpesiesAmaranthus caudatus

ID nama: wfo-0000530136 ↗

Sinonim nama ilmiah

19 sinonim dalam versi data yang digunakan. Apa itu sinonim?

  • Amaranthus abyssinicus hort. ex L.H.Bailey
  • Amaranthus alopecurus Hochst. ex A.Braun & C.D.Bouché
  • Amaranthus cararu Hort.Paris. ex Moq.
  • Amaranthus caudatus subsp. mantegazzianus (Pass.) Hanelt
  • Amaranthus caudatus subsp. saueri V.Jehlík
  • Amaranthus caudatus var. albiflorus Moq.
  • Amaranthus caudatus var. alopecurus Moq.
  • Amaranthus caudatus var. maximus (Mill.) Moq.
  • Amaranthus dussii Sprenger
  • Amaranthus edulis Speg.
  • Amaranthus edulis var. spadiceus Hunz.
  • Amaranthus hybridus var. leucocarpus (S.Watson) Hunz.
Lihat 7 sinonim lainnya
  • Amaranthus leucocarpus S.Watson
  • Amaranthus leucospermus S.Watson
  • Amaranthus mantegazzianus Passer.
  • Amaranthus maximus Mill.
  • Amaranthus pendulinus hort. ex Moq.
  • Amaranthus pendulus hort. ex Moq.
  • Euxolus arvensis Rojas Acosta

Habitat dan persebaran

Konteks iklim yang tercatat dalam WCVP: subtropis. Rincian habitat mikro atau ekosistem belum diverifikasi untuk profil ini.[2]

Denmark

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DEN (Denmark) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Finland

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FIN (Finland) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Great Britain

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GRB (Great Britain) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Norway

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NOR (Norway) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sweden

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SWE (Sweden) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Belgium

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BGM (Belgium) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CZE (Czechia-Slovakia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Germany

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GER (Germany) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

France

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FRA (France) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sardegna

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAR (Sardegna) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bulgaria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BUL (Bulgaria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Greece

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GRC (Greece) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Italy

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ITA (Italy) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Romania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ROM (Romania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sicilia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIC (Sicilia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUE (Türkiye-in-Europe) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

NW. Balkan Pen.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG YUG (NW. Balkan Pen.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Baltic States

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BLT (Baltic States) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Krym

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KRY (Krym) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG RUE (East European Russia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG RUS (South European Russia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Algeria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ALG (Algeria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Egypt

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EGY (Egypt) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Libya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LBY (Libya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Morocco

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOR (Morocco) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Canary Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CNY (Canary Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cape Verde

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CVI (Cape Verde) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Madeira

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDR (Madeira) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea-Bissau

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GNB (Guinea-Bissau) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAF (Central African Republic) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cameroon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CMN (Cameroon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GGI (Gulf of Guinea Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

DR Congo

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ZAI (DR Congo) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Djibouti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DJI (Djibouti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Eritrea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ERI (Eritrea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Ethiopia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ETH (Ethiopia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUD (Sudan-South Sudan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kenya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KEN (Kenya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Uganda

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG UGA (Uganda) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Angola

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ANG (Angola) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TVL (Northern Provinces) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Mauritius

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MAU (Mauritius) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Primorye

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PRM (Primorye) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kazakhstan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KAZ (Kazakhstan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tadzhikistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TZK (Tadzhikistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Uzbekistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG UZB (Uzbekistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

North Caucasus

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NCS (North Caucasus) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Transcaucasus

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TCS (Transcaucasus) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cyprus

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CYP (Cyprus) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Iran

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IRN (Iran) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Lebanon-Syria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LBS (Lebanon-Syria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Palestine

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAL (Palestine) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sinai

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SIN (Sinai) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Saudi Arabia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAU (Saudi Arabia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Yemen

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG YEM (Yemen) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHC (China South-Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Inner Mongolia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHI (Inner Mongolia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHS (China Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jepang

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAP (Japan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Korea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KOR (Korea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bangladesh

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAN (Bangladesh) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

India

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IND (India) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maldives

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDV (Maldives) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nepal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NEP (Nepal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pakistan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAK (Pakistan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sri Lanka

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SRL (Sri Lanka) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

West Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WHM (West Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Myanmar

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MYA (Myanmar) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Thailand

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG THA (Thailand) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vietnam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIE (Vietnam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLY (Malaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sumatra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUM (Sumatera) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New South Wales

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NSW (New South Wales) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NTA (Northern Territory) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Queensland

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG QLD (Queensland) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOA (South Australia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Victoria

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIC (Victoria) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Australia Barat

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WAU (Western Australia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NZN (New Zealand North) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NZS (New Zealand South) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Oregon

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ORE (Oregon) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Illinois

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ILL (Illinois) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kansas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG KAN (Kansas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Minnesota

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MIN (Minnesota) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Missouri

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MSO (Missouri) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Wisconsin

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WIS (Wisconsin) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Connecticut

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CNT (Connecticut) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maine

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MAI (Maine) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Massachusetts

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MAS (Massachusetts) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Michigan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MIC (Michigan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New York

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWY (New York) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Pennsylvania

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PEN (Pennsylvania) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vermont

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VER (Vermont) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Arizona

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ARI (Arizona) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

California

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CAL (California) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Delaware

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DEL (Delaware) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Florida

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FLA (Florida) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tennessee

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TEN (Tennessee) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Virginia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VRG (Virginia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MXN (Mexico Northwest) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Belize

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BLZ (Belize) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guatemala

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUA (Guatemala) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Honduras

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HON (Honduras) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cuba

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CUB (Cuba) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Leeward Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LEE (Leeward Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Puerto Rico

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PUE (Puerto Rico) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Trinidad-Tobago

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TRT (Trinidad-Tobago) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Windward Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WIN (Windward Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOL (Bolivia) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Colombia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CLM (Colombia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ECU (Ecuador) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Peru

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PER (Peru) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZL (Brazil Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Brazil North

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZN (Brazil North) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Brazil South

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZS (Brazil South) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGE (Argentina Northeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Argentina South

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGS (Argentina South) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AGW (Argentina Northwest) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Paraguay

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAR (Paraguay) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Uruguay

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG URU (Uruguay) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Daftar ini menyajikan cakupan sumber yang digunakan. Persebaran asli dibedakan dari introduksi dan budidaya; satu catatan pengamatan belum cukup untuk menetapkan keberadaan asli.

Informasi konservasi

Sumber profil ini belum memuat penilaian konservasi dengan tanggal dan cakupan yang memadai. Ketiadaan informasi tidak berarti spesies bebas dari ancaman.

Referensi dan kredit

  1. [1] World Flora Online Plant List · Juni 2026 ↗World Flora Online Consortium · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Nama diterima wfo-0000530136; rank species; hierarki snapshot 2026-06.
  2. [2] World Checklist of Vascular Plants · Amaranthus caudatus ↗Royal Botanic Gardens, Kew · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: WCVP 4 Juni 2026, plant_name_id 2632762; kolom lifeform_description, climate_description, serta wcvp_distribution.csv. Persebaran punah/doubtful dikeluarkan.
  3. [3] Angiosperm functional traits extracted from botanical descriptions · Amaranthus caudatus ↗Natural History Museum; Araujo, Hartley & Brummit (2026) · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Dataset doi:10.5519/p3dm31kc; efloras.flora_of_north_america.csv, baris CSV 302, taxon=Amaranthus caudatus; source ID asal http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000530136. Ekstraksi otomatis; nilai kolom asli ditampilkan pada sifat organ. Confidence individual tidak tersedia.DOI dataset sifat · 10.5519/p3dm31kc ↗

Media dokumenter