Profil berbasis dataset. Identitas mengikuti WFO dan persebaran mengikuti WCVP Kew. Catatan sifat organ berasal dari ekstraksi otomatis Natural History Museum dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.
Araceae · Profil spesies

Alocasia macrorrhizos

Alocasia macrorrhizos (L.) G.Don

Bandingkan
Foto dokumenter Alocasia macrorrhizos
Alocasia macrorrhizos — foto dokumenter, Wikimedia Commons. Diubah ukuran dan formatnya untuk web.KENPEI · CC BY-SA 3.0

Alocasia macrorrhizos merupakan spesies diterima dalam famili Araceae. WCVP Kew mencatat bentuk hidup subsemak atau semak. Dataset sifat Natural History Museum memuat catatan daun dan buah. Catatan organ berasal dari ekstraksi otomatis dan belum diperiksa oleh pakar terhadap deskripsi flora asli.[1][2][3]

Famili
Araceae
Habitus
subsemak atau semak[2]
Persebaran asli
Borneo, Maluku, Filipina, Sulawesi, Bismarck Archipelago, Nugini, Solomon Is., Queensland[2]
Peringkat taksonomi
Spesies

Catatan sifat organ

Daun

Bentuk daun terekam: seperti mata panah, bulat telur (istilah asli: sagittate, ovate; kolom leaf shape). Ujung daun terekam: runcing (istilah asli: acute; kolom leaf apex). Pangkal daun terekam: seperti mata panah (istilah asli: sagittate; kolom leaf base). Tepi daun terekam: rata (istilah asli: entire; kolom leaf margin). [3]

Buah

Bentuk buah terekam: elipsoid (istilah asli: ellipsoid; kolom fruit shape). [3]

Sifat organ merupakan catatan hasil ekstraksi otomatis NHM. Tabel sumber dan istilah asli dipertahankan; belum ada pemeriksaan terhadap deskripsi flora asli oleh pakar. Ukuran numerik organ, istilah yang tidak dikenal, dan kategori campuran yang bertentangan tidak dimasukkan. Nilai kosong tidak berarti organ atau sifat tidak ada.

Klasifikasi dan nama ilmiah

Klasifikasi mengikuti World Flora Online Plant List versi Juni 2026. Kelompok jelajah pada navigasi membantu menelusuri katalog.[1]

KerajaanPlantae
SubkerajaanPteridobiotina
DivisiAngiosperms
OrdoAlismatales
FamiliAraceae
SpesiesAlocasia macrorrhizos

ID nama: wfo-0000949409 ↗

Sinonim nama ilmiah

32 sinonim dalam versi data yang digunakan. Apa itu sinonim?

  • Alocasia cordifolia (Bory) Cordem.
  • Alocasia gigas Chantrier ex André
  • Alocasia grandis N.E.Br.
  • Alocasia harrisiipulchrum Pynaert
  • Alocasia indica Schott
  • Alocasia insignis Pynaert
  • Alocasia macrorrhizos var. variegata (K.Koch & C.D.Bouché) Furtado
  • Alocasia marginata N.E.Br.
  • Alocasia pallida K.Koch & C.D.Bouché
  • Alocasia plumbea Van Houtte
  • Alocasia rapiformis (Roxb.) Schott
  • Alocasia uhinkii Engl. & K.Krause
Lihat 20 sinonim lainnya
  • Arum cordifolium Bory
  • Arum macrorrhizon L.
  • Arum mucronatum Lam.
  • Arum peregrinum L.
  • Arum rapiforme Roxb.
  • Caladium indica K.Koch
  • Caladium macrorrhizon (L.) R.Br.
  • Caladium metallicum Engl.
  • Caladium odoratum G.Lodd.
  • Caladium plumbeum K.Koch
  • Calla badian Blanco
  • Calla maxima Blanco
  • Colocasia boryi Kunth
  • Colocasia indica Hassk.
  • Colocasia macrorrhizos (L.) Schott
  • Colocasia mucronata (Lam.) Kunth
  • Colocasia peregrina (L.) Raf.
  • Colocasia rapiformis (Roxb.) Kunth
  • Philodendron peregrinum (L.) Kunth
  • Philodendron punctatum Kunth

Habitat dan persebaran

Konteks iklim yang tercatat dalam WCVP: tropis basah. Rincian habitat mikro atau ekosistem belum diverifikasi untuk profil ini.[2]

Portugal

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG POR (Portugal) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Guinea

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GUI (Guinea) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GGI (Gulf of Guinea Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUD (Sudan-South Sudan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

St.Helena

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG STH (St.Helena) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CGS (Chagos Archipelago) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Comoros

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COM (Comoros) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Seychelles

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SEY (Seychelles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHC (China South-Central) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hainan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHH (Hainan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHS (China Southeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tibet

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CHT (Tibet) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Taiwan

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TAI (Taiwan) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Assam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ASS (Assam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Bangladesh

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BAN (Bangladesh) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

East Himalaya

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG EHM (East Himalaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

India

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG IND (India) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maldives

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MDV (Maldives) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sri Lanka

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SRL (Sri Lanka) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Andaman Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG AND (Andaman Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Kamboja

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CBD (Cambodia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Laos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LAO (Laos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Thailand

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG THA (Thailand) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vietnam

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VIE (Vietnam) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Borneo

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BOR (Borneo) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jawa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAW (Jawa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LSI (Lesser Sunda Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MLY (Malaya) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Maluku

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MOL (Maluku) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PHI (Philippines) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUL (Sulawesi) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Sumatra

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SUM (Sumatera) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BIS (Bismarck Archipelago) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nugini

Asli

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWG (New Guinea) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SOL (Solomon Is.) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG QLD (Queensland) sebagai wilayah asli. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Fiji

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG FIJ (Fiji) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Gilbert Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GIL (Gilbert Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Niue

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NUE (Niue) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

New Caledonia

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NWC (New Caledonia) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Samoa

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SAM (Samoa) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TOK (Tokelau-Manihiki) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tonga

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TON (Tonga) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Vanuatu

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VAN (Vanuatu) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cook Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COO (Cook Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marquesas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRQ (Marquesas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Society Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG SCI (Society Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tuamotu

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUA (Tuamotu) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Tubuai Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TUB (Tubuai Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Caroline Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CRL (Caroline Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marianas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRN (Marianas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Marshall Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG MRS (Marshall Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Hawaii

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAW (Hawaii) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Arkansas

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG ARK (Arkansas) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Costa Rica

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG COS (Costa Rica) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Honduras

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HON (Honduras) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Nicaragua

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG NIC (Nicaragua) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Cuba

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG CUB (Cuba) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG DOM (Dominican Republic) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Haiti

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG HAI (Haiti) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Jamaica

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG JAM (Jamaica) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Leeward Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG LEE (Leeward Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Puerto Rico

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PUE (Puerto Rico) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Trinidad-Tobago

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG TRT (Trinidad-Tobago) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VNA (Venezuelan Antilles) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Windward Is.

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG WIN (Windward Is.) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Venezuela

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG VEN (Venezuela) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Galápagos

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG GAL (Galápagos) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

WCVP mencatat wilayah botani TDWG BZE (Brazil Northeast) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Paraguay

Introduksi

WCVP mencatat wilayah botani TDWG PAR (Paraguay) sebagai wilayah introduksi. Cakupan wilayah mengikuti dataset, bukan satu titik pengamatan. [2]

Daftar ini menyajikan cakupan sumber yang digunakan. Persebaran asli dibedakan dari introduksi dan budidaya; satu catatan pengamatan belum cukup untuk menetapkan keberadaan asli.

Informasi konservasi

Sumber profil ini belum memuat penilaian konservasi dengan tanggal dan cakupan yang memadai. Ketiadaan informasi tidak berarti spesies bebas dari ancaman.

Referensi dan kredit

  1. [1] World Flora Online Plant List · Juni 2026 ↗World Flora Online Consortium · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Nama diterima wfo-0000949409; rank species; hierarki snapshot 2026-06.
  2. [2] World Checklist of Vascular Plants · Alocasia macrorrhizos ↗Royal Botanic Gardens, Kew · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: WCVP 4 Juni 2026, plant_name_id 6775; kolom lifeform_description, climate_description, serta wcvp_distribution.csv. Persebaran punah/doubtful dikeluarkan.
  3. [3] Angiosperm functional traits extracted from botanical descriptions · Alocasia macrorrhizos ↗Natural History Museum; Araujo, Hartley & Brummit (2026) · Diakses 2026-10-12Konteks sumber: Dataset doi:10.5519/p3dm31kc; efloras.flora_of_china.csv, baris CSV 973, taxon=Alocasia macrorrhizos; source ID asal http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000949409. Ekstraksi otomatis; nilai kolom asli ditampilkan pada sifat organ. Confidence individual tidak tersedia.DOI dataset sifat · 10.5519/p3dm31kc ↗

Media dokumenter